Wonderkid Lyon Rayan Cherki Masuk Buku Sejarah Liga Champions

Rayan Cherki Masuk Sejarah UEFA

Pemain Wonderkid Lyon Masuk Buku Sejarah Liga Champions

Pemain Wonderkid Lyon, Rayan Cherki Masuk Buku Sejarah Menjadi Pemain Muda Keempat Yang Tampil di Semi-Final Liga Champions Setelah Bojan Krkic, David Alaba dan Julian Draxler

Lisbon, Portugal ~ Sang remaja Prancis menorehkan rekornya saat tampil menghadapi Bayern Munchen di semi-final.

Rayan Cherki menjadi pemain termuda yang pernah tampil dalam fase gugur Liga Champions setelah masuk sebagai pemain pengganti lawan Bayern Munchen, Kamis (20/08/2020) dini hari WIB.

Dengan timnya tertinggal 2-0 dalam duel semi-final, Rayan Cherki dimasukkan pada menit ke-73 untuk menggantikan bek Fernando Marcal guna membantu klub Ligue 1 tersebut mengejar skor.

Sayangnya bagi Olympique Lyon, kampanye impresif mereka di Liga Champions musim ini harus berakhir di empat besar setelah sepasang gol babak pertama dari Serge Gnabry dan gol telat Robert Lewandowski membawa Bayern Munchen menyegel kemenangan 3-0.

Bayern Munchen melangkah ke final turnamen dan akan menghadapi Paris Saint-Germain pada Senin (24/08/2020) dini hari WIB di Estadio da Luz, Lisbon.

Namun, momen masuknya sang wonderkid Lyon tercatat dalam buku sejarah Liga Champions. Rayan Cherki, yang baru menginjak usia 17 tahun, merupakan remaja keempat yang seusianya menorehkan penampilan di semi-final setelah Bojan Krkic, David Alaba dan Julian Draxler.

Sebelumnya, pemain termuda yang pernah tampil di fase gugur Liga Champions adalah Kenneth Zohore, yang membukukan rekor tersebut dengan mencetak gol untuk FC Copenhagen pada Februari 2011.

Rayan Cherki merupakan salah satu remaja dengan prospek paling menjanjikan sejak mencuat pada musim 2019/20, telah membuat 12 penampilan senior dan mencetak tiga gol bersama tim utama Lyon.

Pada Juni lalu, presiden Lyon, Jean-Michel Aulas mengungkapkan bahwa Manchester United dan Real Madrid sama-sama tertarik untuk memboyong pemain belia Prancis itu sebelum meneken kontrak profesional dengan Lyon.

"Tidak diragukan lagi ia adalah pemain yang akan melesat hingga level tertinggi," kata Aulas kepada Telefoot. "Itu sebabnya kami melakukan semua yang kami bisa untuk mempertahankannya."

"Dua klub yang tertarik saat kami meyakinkannya meneken kontrak adalah Real Madrid dan Manchester United."

"Kami ingin ia meraih kesuksesan bersama Lyon. Kami ingin mendukungnya dan itulah mengapa kami mencoba untuk melanjutkan kariernya. Di tahun-tahun mendatang, kami ingin ia tidak hanya menjadi pemimpin lini depan kami, tapi juga pelopor akademi kami."

Rayan Cherki menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah klub saat berusia 16 tahun dan 140 hari ketika ia membobol gawang klub kasta ketiga Prancis, Bourg di ajang Coupe de France pada 4 Januari lalu.

Share on Google Plus

About maxbet268