Vinicius 'Khianati' Barcelona Sebelum Gabung Real Madrid

AGEN BOLA, Vinicius Junior diklaim pernah hampir bergabung dengan Barcelona, namun akhirnya memilih berseragam Real Madrid. Seperti apa ceritanya?

Vinicius bergabung dengan Madrid pada musim panas 2018. Eks pencari bakat Barcelona untuk Amerika Selatan, Andre Cury, mengaku perwakilan penyerang muda Brasil itu sebetulnya sudah berada di Barcelona. Namun undangan dari Presiden El Real, Florentino Perez, mengubah segalanya.

Awalnya, Barcelona tenang-tenang saja. Meski perwakilan Vinicius bilang akan menemui Perez, namun kesepakatan lisan yang sudah terjalin sebelumnya membuat Barcelona tak merasa akan ditikung oleh sang rival. Namun yang terjadi setelahnya adalah bencana.

"Ayah Vinicius dan para agennya sudah di Barcelona. Wagner Ribeiro (agen pemain ternama di Brasil) menelepon Florentino untuk memberitahu. Dia kemudian mengundang mereka ke Madrid pada hari Sabtu. Mereka bilang akan datang, tapi tak akan ada apa-apa karena si pemain sudah setuju gabung Barcelona," kata Cury kepada Sport.

"Sudah ada kesepakatan lisan. Para agennya lalu kembali ke Barcelona, membuat kesepakatan akhir dengan kami, bersalaman dengan kami... hanya untuk kemudian menghilang dan mengkhianati kami," sambungnya.

Cury kesal bukan main. Sebab, ia memiliki hubungan akrab dengan dua agen Vinicius, Frederico Penna dan Stefano Hawilla. Level kedekatannya sudah sampai menjadi seorang best man di acara pernikahan!

Selain itu, Barcelona sudah lebih lama memantau perkembangan Vinicius. Ditambah lagi, sekitar dua pekan sebelum menandatangani kontrak dengan Madrid, Vinicius mengaku bahwa dia adalah penggemar Barcelona, Lionel Messi, dan Neymar.

"Kami lebih 3,5 tahun lebih dulu memantau Vinicius dibandingkan Madrid. Agennya, Frederico Penna and Stefano Hawilla, yang sudah mencapai kesepakatan dengan Barcelona, mengkhianati kami. Kami adalah klien perusahaan mereka, bukan Madrid," kata Cury melanjutkan.

"Saya berteman baik dengan mereka. Sampai menjadi best man di pernikahan, hadir di acara pembaptisan."

"Pada momen kunci transfer ini, mereka menusuk kami dari belakang. 15 hari sebelum bergabung dengan Madrid, di Brasil Vinicius bilang bahwa dia penggemar Barca, Neymar adalah idolanya, dan Messi lebih baik dari Cristiano. Lalu dia bilang apa yang dia inginkan setelah pergi ke Madrid," jelas Cury.

Share on Google Plus

About maxbet268