PBB Dorong Rusia Selidiki Kasus Diracunnya Alexei Navalny

Momen saat Alexei Navalny hendak diterbangkan dari Rusia ke Jerman untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut, bulan lalu.

AGEN BOLAJenewa - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyerukan otoritas Rusia untuk melakukan penyelidikan, atau paling tidak, bekerja sama dengan penyelidikan independen secara menyeluruh terhadap dugaan diracunnya pemimpin oposisi Alexei Navalny.

Komisioner Tinggi HAM PBB, Michelle Bachelet, menyebut pengumuman otoritas Jerman beberapa waktu lalu soal Navalny diduga diracun dengan agen saraf Novichok, sebagai temuan 'tegas'. Bachelet pun mendorong otoritas Rusia untuk menyelidikinya.

"Jumlah kasus keracunan, atau bentuk pembunuhan terarah lainnya, terhadap warga negara Rusia atau bekas warga negara Rusia, baik di dalam wilayah Rusia sendiri atau di wilayah asing, selama dua dekade terakhir sungguh mengganggu," sebut Bachelet dalam pernyataannya.

Ditambahkan juru bicara Bachelet, Rupert Colville, dalam konferensi pers di Jenewa, Swiss, bahwa proses hukum yang tepat yang tidak dilakukan dalam insiden-insiden sebelumnya, berdampak pada situasi dengan 'impunitas nyaris total' di Rusia.

Navalny yang dijuluki sebagai pengkritik Kremlin itu diterbangkan ke Jerman setelah jatuh sakit dalam penerbangan domestik pada bulan lalu. Dia awalnya dirawat di sebuah rumah sakit lokal sebelum akhirnya diterbangkan ke Berlin untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut.

Pekan lalu, pemerintah Jerman mengumumkan bahwa hasil tes toksikologi telah menemukan 'bukti tegas' bahwa agen saraf Novichok digunakan pada Navalny. Hal ini mendorong Kanselir Jerman, Angela Merkel dan mitra-mitra negara Barat untuk menuntut jawaban dari otoritas Rusia.

Dalam pernyataan pada Senin (7/9) waktu setempat, Rumah Sakit (RS) Charite di Berlin -- tempat Navalny dirawat -- mengumumkan bahwa tokoh oposisi berusia 44 tahun itu telah keluar dari kondisi koma secara medis dan telah merespons pidato.

Disebutkan pihak RS Charite bahwa kondisi Navalny membaik dan penggunaan ventilasi mekanis terhadapnya telah dihentikan. "Dia merespons rangsangan verbal," sebut pihak RS Charite dalam pernyataannya.

Share on Google Plus

About maxbet268