Kematian Akibat Covid-19 di AS Nyaris 200 Ribu


AGEN BOLA, Angka kematian akibat virus corona di Amerika Serikat hingga Minggu (20/9) dilaporkan nyaris mencapai 200 ribu jiwa, yakni sebanyak 199.474. Total infeksi Covid-19 di AS hingga saat ini sebanyak 6.799.141 kasus.

Data yang dirilis John Hopkins University mencatat kematian karena Covid-19 di 31 negara bagian di AS mengalami peningkatan setidaknya 10 persen dibandingkan pekan lalu.

Di tengah meningkatnya angka kematian, hanya empat negara bagian: Delaware, Hawaii, Louisiana, dan Michigan yang mencatat penurunan lebih dari 10 persen. Sementara 15 negara bagian mencatat angka kematian dalam jumlah yang sama seperti pekan lalu.

Proyek Pelacakan Covid mencatat hingga saat ini presentasi hasil tes yang dinyatakan positif corona telah meningkat di 15 negara bagian.

Dekan fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Brown, Dr. Ashish Jha mengatakan peningkatan ini telah dikhawatirkan oleh para dokter selama beberapa pekan terakhir seiring dengan peringatan Hari Buruh.

"Sayangnya, kita sedang memasuki musim gugur, ketika cuaca menjadi lebih dingin. Kita akan menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan. Jadi ini bukanlah tempat yang kita inginkan sebagai sebuah negara.

Diantara negara bagian lain, Utah mencatat rekor kasus baru harian tertinggi yakni 1.117 kasus pada Jumat (18/9). Gubernur Utah Gary Herbert memperpanjang kondisi darurat Covid-19 hingga 20 Oktober nanti.

Senada, Wisconsin juga melaporkan peningkatan 2.533 kasus baru. warga diminta untuk tetap tinggal di rumah, menjaga jarak ketika keluar rumah, dan mengenakan masker saat berada di tempat umum.

Menyikapi lonjakan kasus dan kematian karena corona, Presiden Donald Trump melihat persetujuan cepat dari vaksin juga bisa mendongkrak kampanye pemilihannya kembali. Apalagi, ia sebelumnya dikalahkan oleh lawannya, Joe Biden, yang memimpin dalam jajak pendapat jelang pemungutan suara 3 November mendatang.

"Ratusan juta dosis akan tersedia setiap bulan, dan kami berharap memiliki cukup vaksin untuk setiap orang Amerika pada April [2021]," kata Trump.

Trump telah mengisyaratkan vaksin pertama dapat lampu hijau pada Oktober mendatang, jadwal yang dianggap terlalu optimis oleh pejabat kesehatannya sendiri yang mengatakan bahwa akhir tahun atau awal 2021 lebih masuk akal. Bahkan WHO menjelaskan sampai 2022 tidak ada vaksin Covid-19.

Share on Google Plus

About maxbet268