Insiden Penusukan di Glasgow Skotlandia, 6 Terluka-Pelaku Ditembak Mati

Polisi mendatangi lokasi kejadian penikaman di hotel di Glasgow, Skotlandia

AGEN BOLAGlasgow - Polisi Skotlandia menembak mati pelaku penikaman di sebuah hotel yang diperuntukkan bagi pencari suaka di Glasgow. Penikaman itu menyebabkan enam orang terluka, termasuk seorang perwira.

Polisi mengatakan insiden di Hotel Park Inn di pusat Kota Glasgow itu tidak dikategorikan sebagai teror. Polisi meminta warga tidak berspekulasi tentang motif serangan tersebut.

"Menyedihkan, namun dapat diprediksi bahwa beberapa pihak menggunakan insiden ini untuk melanjutkan agenda sayap kanan mereka," kata Menteri Kehakiman Skotlandia Humza Yousaf dalam unggahannya di Twitter.

"Glasgow tidak akan tahan dengan kebencian memecah belah, jadi jangan mencobanya," imbuhnya.

Polisi menyebut seorang perwira berusia 42 tahun yang menjadi korban penusukan berada dalam kondisi kritis namun stabil. Kelima korban lain yang semuanya laki-laki berusia 17, 18, 20, 38, dan 53 tahun kini tengah dirawat di rumah sakit.

Seorang pria yang mengaku tinggal di lantai 3 hotel tersebut mengatakan bahwa dirinya mendengar seorang wanita dan seorang pria berteriak minta tolong. Ia lalu mengecek dan menemukan lift di hotel itu 'berlumuran darah' dan melihat dua orang sesak napas setelah ditusuk.

Kementerian Dalam Negeri Inggris menggunakan hotel-hotel kosong di seluruh negara itu untuk menampung para pencari suaka dan pengungsi selama pandemi virus Corona. Hotel Park Inn tempat terjadinya penusukan menampung pencari suaka hingga tunawisma selama wabah terjadi.

Asosiasi Kurdi Skotlandia mengatakan ada sekitar 100 pencari suaka di hotel saat kejadian. Mereka mengeluhkan kekurangan uang dan beberapa memiliki masalah kesehatan mental selama berada di penampungan.

"Selama pandemic COVID-19 yang sedang berlangsung, hotel ini ditempati untuk penampungan sementara," kata juru bicara Radisson Hotel Group Tom Flanagan Karttunnen.

Share on Google Plus

About maxbet268