Pemerintah Minta Tak Ada Kerumunan dan Kemacetan di Libur Akhir Tahun 2020

 

Pemerintah Minta Tak Ada Kerumunan dan Kemacetan di Libur Akhir Tahun 2020

Jurnal Dunia Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta semua pihak yang terlibat dalam persiapan libur Natal dan tahun baru betul-betul melakukan mitigasi penyebaran Covid-19.

"Tidak boleh ada penumpukan orang dan kendaraan. Jangan ada kerumunan dan kemacetan lalu lintas. Siapkan berbagai skenario dan mitigasi untuk mengurai kepadatan di setiap titik tanpa terkecuali,” ujar Moeldoko di Jakarta, Kamis (24/12/2020).

"Misalnya dengan rekayasa lalu lintas serta sistem buka-tutup jalan dan rest area."

Dalam rapat koordinasi, Moeldoko ingin memastikan semua pemangku kepengintan dapat bekerja secara optimal.

"Karena ini adalah situasi extraordinary, maka harus kita kelola dengan extraordinary pula," kata dia.

Moeldoko juga meminta seluruh sektor memberi perhatian khusus pada tempat-tempat wisata, pusat keramaian dan lokasi swab tes antigen.

"Jangan lagi ada penumpukan antrean. Kelola sistem antrean dengan baik, tambah petugas dan titik pemeriksaan, serta siapkan holding area untuk memecah kerumunan," kata Moeldoko.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyatakan akan membatasi arus lalu lintas mobil kendaraan barang tertentu untuk mengatasi kemacetan. Selain itu akan menambah fasilitas rest area hingga melakukan random check rapid test antigen.

Perhubungan laut telah menyiapkan 1.186 armada dengan kapasitas 3,35 juta penumpang. Dengan begitu kesiapan di jalur laut sudah cukup baik dan tidak akan menimbulkan kerumunan.

"Semua pelabuhan kami monitor. Kerja sama juga dengan PT. Pelindo (Persero) serta koordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait lainnya," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Purnomo.

Untuk jalur udara, kementerian telah menerapkan berbagai kebijakan penerbangan dengan mengacu pada surat edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 3 tahun 2020.


Share on Google Plus

About maxbet268