3 Alasan Pochettino Layak Latih PSG

AGEN BOLA, Mauricio Pochettino disebut-sebut semakin dekat untuk menjadi pelatih PSG usai Thomas Tuchel dipecat. Berikut tiga alasan pelatih asal Argentina tersebut layak melatih Les Parisiens menggantikan Tuchel.

PSG memecat Tuchel sehari sebelum Natal, Kamis (24/12) kemarin, lantaran rentetan hasil buruk yang didapat Neymar jr dkk. Meski pada laga terakhir mereka sukses menang 4-0 atas Strasbourg di pekan ke-17 Liga Prancis.

Tuchel sendiri punya sisa kontrak enam bulan lagi. Namun manajemen PSG mengambil keputusan lebih cepat sebelum kontrak habis.

Penyebabnya karena PSG tak mampu berbuat banyak musim ini. PSG susah payah untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan kini berada di posisi ketiga klasemen.

Nama Pochettino mencuat dan jadi kandidat paling kuat menggantikan Tuchel. 

1. Gaya Bermain

Pochettino dikenal dengan gaya menyerang dengan intesitas tinggi. Selama di Tottenham contohnya.

Di Tottenham, Pochettino tak segan meminta anak buahnya membangun serangan dari bawah. Dengan operan pendek satu-dua untuk melakukan serangan.

Pochettino juga menerapkan garis pertahanan tinggi dan para pemainnya yang agresif dalam menekan lawan.

Karena itu, sejak melatih pada 2014, The Lillywhites disulapnya sebagai tim yang disegani di Liga Inggris. Perlahan tapi pasti, Tottenham juga sangar di pentas Eropa.

Terakhir dia membawa Son Heung-min dkk menjadi runner-up Liga Champions 2018/2019 usai kalah dari Liverpool di final.

2. Bukan Kaleng-kaleng

Sebagai pelatih, tentu Pochettino bukan kaleng-kaleng. Meski belum memberi gelar buat Tottenham, namun kapasitasnya melatih tak bisa dipandang sebelah mata.

Dia punya kemampuan meracik strategi dengan perpaduan pemain senior dan muda. Setidaknya itu yang dilakukan selama lima tahun di Tottenham.

Dia sukses mengorbitkan pemain-pemain muda macam Harry Kane dan Dele Alli. Mereka selalu jadi andalan Tottenham di bawah Pochettino hingga menjadi penggawa Timnas Inggris.

3. Tanpa Klub

Pochettino kini tanpa klub usai dipecat Tottenham pada 2019. Posisinya digantikan Jose Mourinho.

Meski demikian, juru racik yang pernah menangani Espanyol dan Southampton ini tak sepi peminat.

Real Madrid dan Arsenal sempat dihubungkan dengannya. Khususnya Arsenal yang tengah dalam periode buruk di bawah kendali Mikel Arteta.

Share on Google Plus

About maxbet268