AS Tawarkan Imbalan Rp73 Miliar untuk Temukan Dua Warga yang Diculik di Afghanistan

WN Amerika diculik di Afghanistan.

AGEN BOLADepartemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menawarkan imbalan USD5 juta atau sekitar Rp 73,4 miliar bagi siapa saja yang mendapatkan informasi terkait keberadaan dua warganya yang diculik di Afghanistan. Pengumuman ini disampaikan pada Rabu.

Paul Overby (77) hilang pada 2014 di Khost, dekat perbatasan Pakistan. Saat itu Overby tengah melakukan sebuah penelitian masyarakat Afghanistan untuk sebuah buku.

Istri Overby mengatakan pada 2017, suaminya menghilang saat dia tengah berupaya melakukan wawancara dengan kepala jaringan Haqqani, kelompok sayap Taliban.

Pria kedua yang hilang yaitu Paul Frerichs (58). Dia dikabarkan diculik pada Februari 2020 setelah menghabiskan satu dekade di negara itu bekerja dalam sebuah proyek konstruksi.

Jaringan Haqqani adalah salah satu kelompok yang paling ditakuti di negara tersebut. Salah satu pendiri jaringan ini, Jalaluddin Haqqani dilaporkan meninggal dunia pada 2018 lalu.

Jaringan ini juga diduga dimanfaatkan Iran untuk membunuh pasukan AS dan koalisi di Afghanistan. Mengutip laporan CIA belum lama ini,Iran mengganti biaya Jaringan Haqqani setelah melakukan setidaknya enam serangan terhadap Amerika dan kepentingan koalisi pada 2019, menurut penilaian intelijen bersama yang dibuat pada Juli oleh CIA, NSA dan NCTC, seperti dikutip dari Alarabiya, Selasa (18/8).

Jaringan Haqqani dipimpin oleh Sirajuddin Haqqani yang juga merupakan wakil pemimpin Taliban.

Iran juga membayar hadiah kepada jaringan Haqqani untuk serangan mereka di Pangkalan Udara Bagram pada Desember 2019, menurut dokumen pengarahan Pentagon yang diperoleh CNN. Serangan itu menewaskan dua warga sipil dan melukai lebih dari 70 lainnya, termasuk empat personel AS.

Laporan menyebutkan, pada Maret, AS memutuskan tidak mengambil tindakan balasan agar tidak membahayakan perundingan damai dengan Taliban.

Share on Google Plus

About maxbet268