Serge Gnabry, Bintang yang Dulu Disia-siakan Arsenal


AGEN BOLA, Arsenal terkenal suka menciptakan pemain bintang. Namun sayangnya, ada satu pemain bintang yang disia-siakan yakni Serge Gnabry.

Dilansir Daily Star Sport, dalam tiga musim terakhir Serge Gnabry adalah pemain Bayern Munich yang berbahaya. Posisinya di sayap kanan tak hanya untuk memanjakan striker, tapi juga jago menjebol gawang lawan.

Lihatlah catatan gol dan assistnya. Sepanjang musim ini, pemain berusia 24 tahun itu sudah mencetak 18 gol dan 13 assist dari 36 penampilan di seluruh kompetisi. Bahkan sejak berseragam Bayern Munich di musim 2018/2019, total dia bermain 78 kali dengan torehan 31 gol dan 21 assist.

Tiga musim terakhir, Serge Gnabry adalah andalan Bayern Munich di lini depan. Catatan di timnas Jerman juga tak kalah memukau, 13 gol dari 13 kali main!

Mungkin, pihak yang paling gigit jari dari kehebatan Serge Gnabry adalah Arsenal. Tak ayal, Gnabry memulai karir sepakbolanya di sana!

Serge Gnabry bergabung dengan Arsenal U-23 di musim 2011/2012. Saat itu usianya masih 16 tahun.

Dia bermain sebanyak 38 kali dengan menyarangkan 12 gol dan delapan assist. Semusim kemudian, dia promosi ke skuad utama.

Sekitar empat musim dia berseragam The Gunners. Setidaknya, dia merasakan dua kali juara Piala FA.

Di musim 2015/2016, Arsenal sempat meminjamkannya ke West Bromwich Albion. Supaya, dia mendapat kesempatan bermain lebih banyak.

Apa daya, Gnabry cuma bermain sebanyak tiga kali. Tony Pulis, manajer West Brom saat itu malah menyebut Serge Gnabry sebagai pemain yang kegemukan dan tak pantas bermain di level Premier League.

Gnabry kemudian dibeli tim Bundesliga, Werder Breme di tahun 2016 dari Arsenal. Semusim kemudian, Bayern Munich menimangnya.

Hingga kini, Serge Gnabry menjadi pemain sayap andalan Die Roten. Mantan pemain timnas Jerman di era 1990-an dan sukses bersama Borussia Dortmund, Steffen Freund sampai memuji Serge Gnabry setinggi langit.

"Dia adalah pemain Jerman terbaik saat ini," tegasnya.

Steffen Freund menilai, semasa Serge Gnabry masih remaja, Arsenal dan West Brom tidak menaruh kepercayaan padanya. Gnabry tidak diberikan kesempatan bermain yang banyak.

"Terlalu dini kala itu untuk menilai Gnabry. Namun kini Anda melihat, dia punya kecepatan dan kekuatan fisik yang bagus," katanya.

"Itulah sebabnya dia kembali ke Jerman. Bersama Bayern Munich, dia mendapat kesempatan bermain secara teratur dan bisa mengembangkan diri. Dia mencetak banyak gol dan assist," tutup Steffen Freund.


Share on Google Plus

About maxbet268