Trudeau Tolak Tukar Bos Huawei dengan 2 Warga Kanada yang Ditahan China

Justin Trudeau

AGEN BOLAOttawa - Perdana Menteri (PM) Kanada, Justin Trudeau, menolak untuk membebaskan bos Huawei, Meng Wanzhou, dan menukarnya dengan dua warga Kanada yang kini ditahan otoritas China. Trudeau menolak seruan untuk mencampuri dan menghentikan sidang ekstradisi Meng yang tengah berlangsung di Kanada.

Trudeau menegaskan bahwa langkah mencampuri sidang ekstradisi itu akan berisiko memperbanyak penangkapan warga Kanada lainnya di luar negeri, untuk menekan pemerintah Kanada.

Pernyataan Trudeau ini merespons surat yang ditulis 19 mantan anggota parlemen dan diplomat Kanada, yang didukung keluarga mantan diplomat Kanada, Michael Kovrig, untuk mendesak pemerintah Kanada membebaskan Meng. Harapan mereka dengan melakukan demikian akan mendorong China untuk membebaskan Kovrig dan pengusaha Michael Spavor yang sudah 18 bulan ditahan oleh otoritas China.

"Saya menghormati orang-orang Kanada terkemuka yang mengirimkan surat tersebut, tapi saya sangat tidak setuju dengan mereka," tegas Trudeau.

Namun, ujar Trudeau, proposal yang diajukan itu terlalu dangkal. "Itu menunjukkan kepada China bahwa yang perlu mereka atau negara lain lakukan adalah menangkap sejumlah warga Kanada secara acak untuk menempatkan tekanan politik terhadap pemerintah untuk melakukan apa yang mereka mau," kata Trudeau.

"Itu akan membahayakan jutaan warga Kanada yang tinggal dan bepergian ke luar negeri setiap tahunnya," cetus Trudeau.

"Kita tidak bisa membiarkan tekanan politik atau penangkapan acak warga Kanada (oleh pemerintah asing) mempengaruhi fungsi sistem peradilan kita," imbuhnya.

Diketahui bahwa Meng didakwa atas penipuan yang melibatkan Huawei dengan menggunakan anak perusahaan rahasia untuk melakukan penjualan ke Iran, yang melanggar sanksi-sanksi AS. Meng ditangkap di Kanada atas permintaan AS. Penangkapan Meng ini memperburuk hubungan Kanada dan China. Sembilan hari usai Meng ditangkap, China menangkap dua warga Kanada yang disebut sebagai 'penahanan sewenang-wenang' oleh otoritas Kanada.

AS telah mengajukan permohonan ekstradisi Meng ke pengadilan Kanada. Sidang ekstradisi ini telah dimulai beberapa waktu lalu, dengan agenda selanjutnya dijadwalkan pada Agustus mendatang.

Share on Google Plus

About maxbet268